Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita NasionalTranding Topik

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak Usai Bertolak dari Bakauheni, Seluruh Penumpang Dievakuasi

24
×

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak Usai Bertolak dari Bakauheni, Seluruh Penumpang Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUARA NUSANTARA.ID, CILEGON — Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi mengalami kebakaran di perairan sekitar Pulau Merak Besar, Kota Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026) sore, ketika kapal tersebut sedang dalam proses bersandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak.

Insiden ini memicu perhatian publik setelah asap hitam pekat terlihat membubung dari bagian belakang kapal. Petugas gabungan pun bergerak melakukan penanganan dan mengevakuasi penumpang serta awak kapal untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Example 300x600

Berdasarkan informasi yang disampaikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kepada media, KMP Batu Mandi sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sekitar pukul 14.52 WIB.

Ketika kapal mendekati kawasan Pelabuhan Merak, sekitar pukul 16.15 WIB, petugas darat melihat percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas yang digunakan untuk mengangkut kendaraan kecil.

 

Asap Hitam Membubung, Penumpang Dievakuasi

Kebakaran yang terjadi di perairan dekat Pelabuhan Merak tersebut mendorong dilakukannya evakuasi terhadap penumpang dan awak kapal.

Rekaman yang beredar di sejumlah media memperlihatkan kepulan asap hitam dari kapal. Dalam laporan detikNews, sejumlah penumpang terlihat menuju bagian anjungan dan geladak sambil menunggu proses penyelamatan.

Petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta kepolisian dikerahkan untuk menangani situasi tersebut. Sejumlah penumpang juga dievakuasi menggunakan kapal-kapal kecil menuju lokasi yang lebih aman.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi.

Menurut ASDP, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden tersebut.

ASDP Konfirmasi Seluruh Penumpang dan Awak Kapal Dievakuasi

Pihak ASDP menyatakan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, dan instansi terkait untuk memastikan penanganan berlangsung secara terkoordinasi.

Perusahaan juga menyatakan mendukung pemeriksaan yang dilakukan pihak berwenang guna mengetahui penyebab kebakaran.

Meski seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan telah dievakuasi, informasi mengenai kondisi akhir kapal, tingkat kerusakan, serta kemungkinan adanya korban luka masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi terbaru dari instansi terkait.

 

Penyebab Kebakaran Masih Misterius

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran KMP Batu Mandi belum diketahui.

ASDP menyatakan bahwa penyebab insiden masih dalam proses penanganan dan pemeriksaan oleh pihak berwenang. Karena itu, belum ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan apakah kebakaran dipicu gangguan teknis, masalah kelistrikan, atau faktor lainnya.

Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sumber api, kronologi lengkap kejadian, serta faktor-faktor yang mungkin berkontribusi terhadap kebakaran.

Hasil pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap aspek keselamatan operasional kapal penyeberangan.

Keselamatan Transportasi Penyeberangan Menjadi Sorotan

Kebakaran KMP Batu Mandi kembali menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat dalam transportasi laut, khususnya pada kapal penyeberangan yang melayani mobilitas masyarakat antara Sumatra dan Jawa.

Jalur Bakauheni–Merak merupakan salah satu lintasan penting yang menghubungkan kedua pulau tersebut. Oleh karena itu, aspek keselamatan penumpang, awak kapal, kendaraan, dan fasilitas pelabuhan harus menjadi perhatian seluruh pihak yang berkepentingan.

Evaluasi terhadap penanganan insiden perlu dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan resmi, termasuk mengenai sumber kebakaran, prosedur tanggap darurat, dan langkah-langkah penyelamatan yang telah dilaksanakan.

Langkah tersebut diperlukan agar setiap temuan dapat menjadi dasar perbaikan dan pencegahan kejadian serupa pada masa mendatang.

 

(Ajo/Redaksi)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *