Suara Nusantara.Id, Jakarta: Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, menyampaikan permintaan maaf setelah video dirinya melakukan video call saat rapat DPR viral di media sosial.
Klarifikasi tersebut disampaikan Moreno melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu (20/9/2026). Dalam video itu, Moreno tampil bersama istrinya, Noorani Sukardi, untuk menjelaskan kronologi kejadian tersebut. (21/9/26)
Noorani menjelaskan bahwa saat kejadian, anak mereka baru saja keluar dari rumah sakit dan masih dalam masa pemulihan. Sang anak disebut meminta untuk menelepon Moreno yang sedang mengikuti rapat.
“Mohon maaf sebelumnya, pada saat itu anak saya baru keluar dari rumah sakit dan dalam masa pemulihan dan rewel karena bapaknya kerja terus dan tidak pernah ada di rumah sehingga minta video call, hanya dalam beberapa detik untuk dikasih lihat bahwa bapaknya lagi kerja,” kata Noorani.
Ia mengakui keputusan melakukan video call pada saat Moreno sedang mengikuti rapat bukan merupakan keputusan yang tepat.
“Sebagai orang tua kami mohon maaf, mohon doanya agar kami bisa menjadi orang tua yang lebih baik lagi dan menjadi pekerja yang lebih baik lagi, menjadi anggota Dewan masyarakat yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Noorani juga meminta pengertian masyarakat, terutama sesama orang tua, mengenai kondisi yang terjadi saat itu.
Menurutnya, dalam kondisi anak sedang sakit dan membutuhkan perhatian, terkadang orang tua dapat mengambil keputusan yang kurang tepat pada waktu yang tidak tepat.
“Mohon juga pengertiannya sesama orang tua mungkin bisa dimengerti di saat kita sibuk dan tidak ada waktu untuk anak dan anak lagi sakit, kadang kita bikin keputusan yang agak tidak tepat di momen yang tidak tepat. Sekali lagi kami mohon maaf dan mohon doanya supaya kami bisa lebih baik lagi,” imbuh Noorani.
Moreno Jelaskan Video Call
Sementara itu, Moreno menjelaskan bahwa dirinya menerima panggilan tersebut dan berusaha memberitahu anaknya bahwa ia sedang berada di tengah rapat.
“Pada saat itu saya selesai berbicara dan langsung mendapatkan telepon, saya ingin menjelaskan kepada anak saya, Nuha, bahwa papi ini dalam pertengahan rapat nanti setelah selesai papi akan telepon,” kata Moreno.
Moreno juga menjelaskan gestur menjulurkan lidah yang terlihat dalam video yang beredar. Menurutnya, hal tersebut dilakukan secara spontan untuk menghibur sang anak.
“Jadi saya menghibur pada saat itu saya sempat bercanda, mungkin lidah saya mengeluarkan dari mulut saya itu sembari mengajak bercanda si Nuha,” ujarnya.
Moreno menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud melecehkan ataupun menyepelekan rapat yang sedang berlangsung.
“Saya sekali lagi bersama istri saya, memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada termasuk niat di hati kami atau hati saya pada saat kerja untuk melecehkan persidangan rapat yang terhormat,” katanya.
Ia juga meminta maaf apabila tindakannya tersebut menimbulkan kesan tidak menghormati forum rapat DPR.
“Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dirasa di situ memperlihatkan, menyepelekan ataupun memberikan rasa yang tidak hormat kepada rapat yang terselenggara pada 15 September 2026. Sekali lagi mohon maaf,” sambungnya.
Sebelumnya, potongan video Moreno saat menerima video call ketika rapat berlangsung beredar luas di media sosial dan mendapat berbagai tanggapan.
Video tersebut kemudian menjadi perhatian publik hingga Moreno memberikan klarifikasi bersama istrinya mengenai konteks kejadian tersebut.
Moreno berharap permintaan maaf dan penjelasan yang disampaikannya dapat memberikan pemahaman mengenai kejadian yang berlangsung saat rapat pada 15 September 2026.
(John/Pimred Suara Nusantara.Id)



















