Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita NasionalEconomyTranding Topik

Lampung Selatan Tembus Tiga Besar Nasional PPD 2026, Bukti Kinerja Pembangunan Daerah Jadi Sorotan

24
×

Lampung Selatan Tembus Tiga Besar Nasional PPD 2026, Bukti Kinerja Pembangunan Daerah Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SUARA NUSANTARA.ID, JAKARTA – Kabupaten Lampung Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Daerah yang berada di ujung selatan Provinsi Lampung tersebut berhasil masuk tiga besar nasional dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 untuk kategori kabupaten.

Dalam pemeringkatan PPD 2026, Lampung Selatan menempati posisi Terbaik III, berada setelah Kabupaten Kendal sebagai Terbaik I dan Kabupaten Deli Serdang sebagai Terbaik II. Sementara Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Sleman masing-masing berada di posisi keempat dan kelima.

Example 300x600

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dalam acara Penyerahan PPD 2026 dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

PPD sendiri merupakan evaluasi yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas terhadap pembangunan daerah. Penilaiannya tidak hanya melihat aspek perencanaan, tetapi juga mencakup pelaksanaan serta pencapaian pembangunan daerah dan keterkaitannya dengan prioritas pembangunan nasional.

Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan 5,71 Persen

Salah satu indikator yang dipaparkan dalam proses penilaian PPD 2026 adalah perkembangan indikator makro ekonomi daerah.

Pemkab Lampung Selatan menyebutkan pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mencapai 5,71 persen, meningkat dibandingkan 2024 yang berada di angka 4,62 persen. Angka tersebut disebut sebagai pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara kabupaten/kota di Provinsi Lampung pada 2025.

Di sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka juga dilaporkan turun dari 4,97 persen pada 2024 menjadi 4,67 persen pada 2025. Pemerintah daerah menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya perbaikan dalam penyerapan tenaga kerja, meskipun penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia masih menjadi pekerjaan yang perlu diperkuat.

IPM Lampung Selatan 73,10

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung Selatan pada 2025 berada di angka 73,10.

Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian sebelumnya dan menjadi salah satu indikator yang menggambarkan perkembangan pembangunan manusia dari sisi kesehatan, pendidikan dan standar hidup. Sebagai pembanding, IPM Provinsi Lampung pada 2025 tercatat sebesar 73,98.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Lampung Selatan tidak hanya dapat dilihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari indikator sosial dan ekonomi masyarakat.

Bappenas: Pembangunan Daerah Harus Berdampak ke Masyarakat

Kementerian PPN/Bappenas menegaskan bahwa pembangunan nasional merupakan agregasi dari pembangunan yang berlangsung di daerah. Karena itu, perencanaan pembangunan harus terintegrasi dari tingkat pusat hingga daerah dan desa.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa pembangunan pada akhirnya diarahkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, penghargaan PPD bukan sekadar penghargaan administratif. Bappenas menjelaskan bahwa PPD bertujuan mendorong pemerintah daerah menyusun perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan, sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan pembangunan.

Masih Ada Tantangan

Di balik capaian tersebut, Pemkab Lampung Selatan juga mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah.

Dalam pemaparan pada final PPD Nasional 2026, sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian antara lain pemerataan infrastruktur, keterbatasan lapangan pekerjaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, keberlanjutan ekonomi desa serta pengendalian tata ruang.

Artinya, masuknya Lampung Selatan sebagai tiga besar nasional tidak serta-merta berarti seluruh persoalan pembangunan telah selesai. Prestasi tersebut lebih tepat dipandang sebagai salah satu indikator bahwa proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah mendapatkan pengakuan dalam evaluasi nasional, sekaligus menjadi dorongan untuk memperbaiki sektor yang masih membutuhkan perhatian.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyebut penghargaan PPD 2026 menjadi motivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan.

“Alhamdulillah, Lampung Selatan meraih peringkat ketiga PPD 2026 untuk kategori perencanaan dan kinerja pelaksanaan prioritas nasional di daerah. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan perencanaan dan kinerja pembangunan demi masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi.

Dengan capaian tersebut, Lampung Selatan kini memiliki pekerjaan lanjutan untuk memastikan bahwa indikator pembangunan yang dinilai di tingkat nasional benar-benar berbanding lurus dengan manfaat yang dirasakan masyarakat di lapangan.

(Pimpinan Redaksi Suara Nusantara.Id/ john S Naga, S.E)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *